{"id":882,"date":"2015-11-19T08:12:03","date_gmt":"2015-11-19T08:12:03","guid":{"rendered":"http:\/\/dirgaputra.co.id\/?p=882"},"modified":"2015-11-19T08:12:03","modified_gmt":"2015-11-19T08:12:03","slug":"indonesia-long-term-test-produk-aftermarket-performa-kopling-set-melewati-ragam-kontur-jalan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dirgaputra.co.id\/id\/news\/indonesia-long-term-test-produk-aftermarket-performa-kopling-set-melewati-ragam-kontur-jalan\/","title":{"rendered":"Long Term Test Produk Aftermarket, Performa Kopling Set Melewati Ragam Kontur Jalan"},"content":{"rendered":"<p><b>Lampung<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/b>&#8211; Memasuki hari ke-8 LTT Produk Aftermarket kerjasama OTOMOTIF dengan PT Dirgaputra Ekapratama (DEP), hampir segala jenis kontur jalan tanah Sumatera sudah dilalui tim redaksi yang berangkat. Tripmeter pun sudah menunjukkan angka lebih dari 2.300 km.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Mulai dari aspal mulus hingga trek semi-offroad yang menyiksa pinggang. Dan dari semua komponen yang digunakan, mulai dari kaki-kaki, aki, kampas rem hingga kopling set RCA yang dipakai belum menunjukkan tanda-tanda penurunan performa.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Menembus trek tanjakan dan turunan curam, tak hanya kampas rem yang kerja keras. Namun kopling set juga mesti menahan gempuran kaki yang mesti bolak-balik injak pedal demi menjaga putaran mesin tetap di torsi maksimalnya. Terlebih di malam hari saat harus menyusul rombongan truk yang berjalan konvoi.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>\u0093Injakan kopling tetap empuk seperti standarnya. Presisi tiap pindah gigi,\u0094 terang Billy Riestianto, Editor in Chief OTOMOTIF yang kebagian nyetir Toyota Avanza pada rute Palembang menuju Lampung. Berkat jarak main kopling yang seperti layaknya mobil baru, alhasil nyetir jauh dengan medan berat pun jadi terasa mudah.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>\u0093Ini disebabkan material facing (kampas) kopling RCA terbuat dari bahan non asbestos, sehingga tahan di putaran dan temperatur tinggi,\u0094 jelas Irwan Ferryal, GM Product dan Logistic DEP yang menemani di perjalanan.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Serunya, karena kopling set ini dibuat sesuai standarisasi OEM, keenakan lainnya adalah tidak menimbulkan judder atau getar di berbagai putaran mesin. Mau dibawa santai tetap presisi, nyetir ngebut pun kopling tetap empuk saat diinjak.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Tersedia untuk berbagai merek dan tipe kendaraan buatan Jepang. Keuntungan lainnya, umur pakainya pun bakal awet. RCA punya lifetime sekitar 1,5 sampai 2 tahun untuk pemakaian normal, dengan range harga di kisaran Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Mau tahu bedanya? Rasakan saat melepas pedal kopling deh. Begitu torsi mesin bekerja mendorong mobil, bantu sedikit dengan injakan di pedal gas, lalu rasakan tenaga mesin bekerja membuat Avanza lebih laju.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Nah, rute tahap pertama ini benar-benar bikin kopling kerja berat. Masuk ke Lampung saja, kondisi jalan yang di beberapa titik rusak bikin OTOMOTIF harus mengerem supaya isi mobil enggak terbanting, tapi harus langsung gaspol untuk menyusul truk yang berjalan pelan.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Penasaran kan seperti apa berbagai macam produk ini diuji OTOMOTIF. Nantikan terus hasil akhirnya ya\u0085<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung\u00a0&#8211; Memasuki hari ke-8 LTT Produk Aftermarket kerjasama OTOMOTIF dengan PT Dirgaputra Ekapratama (DEP), hampir segala jenis kontur jalan tanah Sumatera sudah dilalui tim redaksi yang berangkat. Tripmeter pun sudah menunjukkan angka lebih dari 2.300 km.\u00a0 Mulai dari aspal mulus hingga trek semi-offroad yang menyiksa pinggang. Dan dari semua komponen yang digunakan, mulai dari kaki-kaki, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":878,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-882","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dirgaputra.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/882","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dirgaputra.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dirgaputra.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dirgaputra.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dirgaputra.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=882"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dirgaputra.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/882\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":883,"href":"https:\/\/dirgaputra.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/882\/revisions\/883"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dirgaputra.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/878"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dirgaputra.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=882"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dirgaputra.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=882"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dirgaputra.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=882"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}